Kalkulator Skor Child-Pugh
Hitung skor Child-Pugh untuk menilai tingkat keparahan sirosis hati berdasarkan bilirubin, albumin, INR, asites, dan ensefalopati hepatik.
Penting: Kalkulator ini adalah alat bantu edukasi, bukan alat diagnosis. Hasil perhitungan harus selalu diinterpretasikan oleh dokter atau tenaga kesehatan profesional bersama data klinis pasien secara menyeluruh.
Parameter Klinis
Masukkan hasil laboratorium dan temuan klinis pasien
🧪 Hasil Laboratorium
🩺 Temuan Klinis
Simulasi Cepat Skenario
HASIL SKOR CHILD-PUGH
Berdasarkan rentang skor total 5-15.
Estimasi populasi umum, bukan prediksi individual.
📝 Rincian Perhitungan Skor
📊 Rincian Poin per Parameter
Detail poin yang disumbangkan setiap parameter terhadap total skor Child-Pugh Anda.
🩺 Referensi Klasifikasi Kelas
Kelas A (5-6 poin)
Penyakit hati terkompensasi baik, prognosis paling baik, estimasi kelangsungan hidup 1 tahun sekitar 100%.
Kelas B (7-9 poin)
Gangguan fungsi hati signifikan, perlu pemantauan lebih ketat, estimasi kelangsungan hidup 1 tahun sekitar 80%.
Kelas C (10-15 poin)
Penyakit hati dekompensasi berat, risiko komplikasi tinggi, estimasi kelangsungan hidup 1 tahun sekitar 45%.
Panduan Lengkap Memahami Skor Child-Pugh
Skor Child-Pugh (dikenal juga sebagai Child-Turcotte-Pugh) adalah salah satu sistem penilaian tertua dan paling banyak digunakan untuk menilai tingkat keparahan penyakit hati kronis, terutama sirosis. Skor ini membantu tenaga medis memperkirakan prognosis dan merencanakan tata laksana pasien.
📐 Lima Parameter Penilaian
- Bilirubin Total: Mencerminkan kemampuan hati memproses dan mengeluarkan produk pemecahan sel darah merah.
- Albumin Serum: Menunjukkan kapasitas sintesis protein hati.
- INR: Mengukur kemampuan hati memproduksi faktor pembekuan darah.
- Asites: Penumpukan cairan di rongga perut akibat hipertensi portal.
- Ensefalopati Hepatik: Gangguan fungsi otak akibat penumpukan racun yang biasanya disaring oleh hati.
🔄 Cara Menggunakan Skor Ini
- Langkah 1: Kumpulkan hasil laboratorium terbaru (bilirubin, albumin, INR) dari pasien.
- Langkah 2: Tentukan derajat asites dan ensefalopati berdasarkan pemeriksaan klinis.
- Langkah 3: Jumlahkan seluruh poin untuk mendapatkan klasifikasi Kelas A, B, atau C.
💡 Keterbatasan Skor Child-Pugh
- Penilaian Asites dan Ensefalopati Bersifat Subjektif: Berbeda dengan parameter laboratorium, penilaian ini bergantung pada pemeriksaan klinis dokter.
- Tidak Memperhitungkan Fungsi Ginjal: Sistem skor yang lebih baru seperti MELD memasukkan kreatinin untuk penilaian yang lebih komprehensif.
- Digunakan Bersama Penilaian Klinis Lain: Skor ini sebaiknya menjadi salah satu dari beberapa alat bantu, bukan satu-satunya dasar keputusan medis.
Memahami Skor Child-Pugh dalam Penilaian Sirosis Hati
Pelajari sejarah, komponen, dan penerapan klinis skor Child-Pugh, serta bagaimana sistem ini membantu memperkirakan prognosis pasien penyakit hati kronis.
Sejarah dan Perkembangan Skor Child-Pugh
Skor ini pertama kali diperkenalkan oleh Child dan Turcotte pada tahun 1964 untuk memprediksi risiko operasi pada pasien sirosis, kemudian dimodifikasi oleh Pugh pada tahun 1973 dengan menambahkan parameter albumin, bilirubin, dan waktu protrombin sebagai pengganti status nutrisi. Sejak saat itu, skor Child-Pugh menjadi standar klinis yang digunakan secara luas di seluruh dunia.
Penerapan Klinis Skor Child-Pugh
- Penilaian Risiko Operasi: Membantu menentukan tingkat risiko komplikasi pada pasien sirosis yang akan menjalani prosedur bedah.
- Kandidat Transplantasi Hati: Menjadi salah satu pertimbangan awal, meski saat ini skor MELD lebih banyak digunakan untuk prioritas alokasi organ.
- Pemantauan Perkembangan Penyakit: Digunakan secara berkala untuk melihat apakah kondisi pasien membaik atau memburuk seiring waktu.
📐 Ilustrasi Perhitungan Sederhana
Tanya Jawab Seputar Skor Child-Pugh
Jawaban lengkap seputar perhitungan, klasifikasi, dan penerapan klinis skor Child-Pugh.