Kalkulator Dosis Paracetamol
Hitung dosis paracetamol yang aman dan akurat berdasarkan berat badan. Mencegah overdosis dan memastikan efektivitas penanganan demam atau nyeri.
Data Pasien & Sediaan Obat
Masukkan data untuk perhitungan dosis yang presisi.
👤 Data Pasien
💊 Bentuk Sediaan Obat
Simulasi Cepat
REKOMENDASI DOSIS
📝 Rincian Perhitungan Dosis
Masukkan data untuk melihat langkah-langkah perhitungan.
📊 Tabel Referensi Dosis Berdasarkan Berat Badan
Panduan umum dosis paracetamol (10-15 mg/kgBB) untuk sediaan sirup 120 mg/5 ml dan 250 mg/5 ml.
🩺 Prinsip Keamanan Pemberian Obat
Berat Badan > Usia
Selalu utamakan perhitungan berdasarkan berat badan (kg) daripada usia, karena berat badan lebih akurat mencerminkan metabolisme tubuh terhadap obat.
Interval Waktu
Berikan jeda minimal 4-6 jam antar dosis. Jangan memberikan lebih dari 4 kali dalam 24 jam untuk mencegah penumpukan obat di hati.
Alat Ukur Standar
Gunakan sendok takar, spuit (suntikan tanpa jarum), atau gelas ukur yang disertakan dalam kemasan. Jangan gunakan sendok makan rumah tangga.
Panduan Lengkap Penggunaan Paracetamol
Paracetamol (atau acetaminophen) adalah obat antipiretik (penurun demam) dan analgesik (pereda nyeri) yang aman jika digunakan sesuai dosis. Namun, kelebihan dosis dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius.
✅ Kapan Harus Memberikan Paracetamol?
- Suhu tubuh mencapai 38°C atau lebih (demam).
- Anak atau dewasa mengalami nyeri ringan hingga sedang (sakit kepala, sakit gigi, nyeri pasca-imunisasi).
- Pastikan pasien dalam keadaan cukup hidrasi (minum air yang cukup).
⚠️ Tanda Bahaya & Kapan ke Dokter
- Bayi < 3 Bulan: Segera bawa ke dokter jika demam, jangan berikan obat sendiri.
- Demam > 3 Hari: Jika demam tidak turun setelah 3 hari pemberian obat, konsultasikan ke dokter.
- Tanda Overdosis: Mual, muntah, berkeringat dingin, atau nyeri perut kanan atas memerlukan penanganan gawat darurat segera.
💡 Hindari “Double Dosing”
Banyak obat flu atau batuk kombinasi (seperti obat batuk pilek) sudah mengandung paracetamol. Jangan memberikan paracetamol tunggal bersamaan dengan obat kombinasi ini tanpa menghitung total dosisnya, karena berisiko menyebabkan overdosis tidak sengaja.
Pentingnya Menghitung Dosis Paracetamol Berdasarkan Berat Badan
Memahami cara menghitung dosis obat yang tepat adalah langkah krusial dalam perawatan kesehatan di rumah, terutama untuk anak-anak, guna mencegah efek samping yang berbahaya.
Mengapa Berat Badan Lebih Akurat daripada Usia?
Pedoman medis internasional, termasuk dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan WHO, menekankan bahwa dosis obat anak harus dihitung berdasarkan berat badan (mg/kgBB), bukan usia. Dua anak dengan usia yang sama bisa memiliki perbedaan berat badan yang signifikan, yang secara langsung memengaruhi bagaimana tubuh mereka memetabolisme dan membuang obat. Menggunakan patokan usia berisiko menyebabkan underdosing (obat tidak efektif) atau overdosing (beracun bagi hati).
Memahami Mekanisme Kerja dan Batas Aman
Paracetamol bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin di sistem saraf pusat. Obat ini diproses di hati. Dalam dosis normal (10-15 mg/kgBB per dosis), hati dapat memetabolismenya dengan aman. Namun, jika batas maksimal harian (60 mg/kgBB atau 4000 mg untuk dewasa) terlampaui, jalur metabolisme normal menjadi jenuh, menghasilkan metabolit beracun (NAPQI) yang dapat merusak sel-sel hati secara permanen.
📐 Logika Perhitungan Kalkulator Ini
Tanya Jawab Seputar Dosis Paracetamol
Jawaban lengkap seputar keamanan, cara pemberian, dan penanganan demam.