Kalkulator Kubikasi
Hitung volume dan kubikasi barang secara instan — mendukung bentuk kotak, silinder, tabung, dan prisma segitiga. Hasil dalam m³ (CBM), cm³, liter, dan berat volumetrik untuk keperluan pengiriman dan logistik.
Kalkulator Kubikasi & Volume
Pilih bentuk barang dan masukkan dimensinya
Atau masukkan dua kali jari-jari
Berapa unit / koli yang dikirim
Hasil Kubikasi
Volume, CBM, dan berat volumetrik
Pilih bentuk barang, masukkan dimensi, lalu klik Hitung Kubikasi untuk melihat hasil volume dan CBM.
Konversi Satuan Volume
Tabel konversi satuan volume yang sering digunakan dalam pengiriman barang, logistik, dan industri di Indonesia.
| Satuan | Sama Dengan | Dalam m³ | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 m³ (CBM) | 1.000.000 cm³ | 1 m³ | Satuan standar pengiriman internasional |
| 1 m³ (CBM) | 1.000 liter | 1 m³ | Dasar konversi ke liter |
| 1 liter | 1.000 cm³ | 0,001 m³ | Satuan cairan umum |
| 1 cm³ | 1 ml | 0,000001 m³ | Satuan terkecil umum |
| 1 ft³ (kaki kubik) | 28.317 cm³ | 0,0283 m³ | Satuan imperial/AS |
| 1 in³ (inci kubik) | 16,387 cm³ | 0,0000164 m³ | Satuan kecil imperial |
| Kontainer 20 Feet | ±33 m³ | 33 m³ | Volume muatan efektif |
| Kontainer 40 Feet | ±67 m³ | 67 m³ | Volume muatan efektif |
| Kontainer 40 HC | ±76 m³ | 76 m³ | High Cube — lebih tinggi |
FAQ Kalkulator Kubikasi
Semua yang perlu Anda ketahui tentang cara menghitung kubikasi, CBM, dan berat volumetrik untuk pengiriman barang.
Kubikasi adalah pengukuran volume suatu benda dalam satuan meter kubik (m³) atau CBM (Cubic Meter). Dalam dunia logistik dan pengiriman barang, kubikasi digunakan untuk menentukan berapa banyak ruang yang dibutuhkan suatu barang di dalam kontainer, truk, atau pesawat kargo. Dengan mengetahui kubikasi, perusahaan ekspedisi dapat menentukan tarif pengiriman berdasarkan ruang yang digunakan.
Rumus kubikasi kotak: Volume = Panjang × Lebar × Tinggi. Jika dimensi dalam centimeter (cm), hasilnya dalam cm³ — kemudian bagi dengan 1.000.000 untuk mendapatkan m³ (CBM). Contoh: kardus berukuran 50 cm × 40 cm × 30 cm = 60.000 cm³ = 0,06 m³ = 0,06 CBM. Untuk 10 koli barang yang sama: total kubikasi = 0,06 × 10 = 0,6 CBM.
CBM adalah singkatan dari Cubic Meter (meter kubik). Dalam dunia ekspedisi dan freight forwarding, CBM adalah satuan ukuran volume pengiriman yang paling umum digunakan. Tarif pengiriman laut dan udara sering dihitung berdasarkan berat aktual atau berat volumetrik (CBM dikonversi ke kg), mana yang lebih besar — inilah yang disebut “chargeable weight” atau berat yang dikenakan biaya.
Berat volumetrik dihitung dengan rumus: Berat Volumetrik (kg) = (Panjang × Lebar × Tinggi dalam cm) ÷ Faktor Pembagi. Untuk pengiriman udara, faktor pembagi standarnya adalah 6.000. Untuk ekspedisi darat/umum biasanya 5.000, dan untuk truk atau pengiriman laut bisa 4.000 atau 1.000 (1 CBM = 1 ton). Perusahaan ekspedisi akan menagih berdasarkan berat aktual atau berat volumetrik, mana yang lebih tinggi.
1 meter kubik (m³) sama dengan 1.000 liter. Sebaliknya, 1 liter sama dengan 0,001 m³ atau 1.000 cm³. Konversi ini sangat penting dalam industri pengiriman cairan, bahan kimia, minyak goreng, dan produk makanan minuman yang biasanya diukur dalam liter namun dikenakan biaya berdasarkan CBM dalam pengiriman kargo.
Berat aktual adalah berat fisik barang yang ditimbang menggunakan timbangan (dalam kg). Kubikasi (volume/CBM) mengukur ruang yang ditempati barang di kendaraan pengangkut. Untuk barang ringan tapi besar — seperti styrofoam, kasur, atau furnitur — berat volumetrik biasanya jauh lebih tinggi dari berat aktual, sehingga biaya pengiriman dihitung berdasarkan berat volumetrik. Sebaliknya, barang berat tapi kecil seperti besi atau batu akan ditagih berdasarkan berat aktual.
Rumus kubikasi silinder: Volume = π × r² × h, di mana r adalah jari-jari (setengah diameter) dan h adalah tinggi atau panjang silinder. Jika dimensi dalam centimeter: V (cm³) = 3,14159 × r² × h, kemudian bagi 1.000.000 untuk mendapatkan m³. Contoh: drum berdiameter 60 cm dan tinggi 90 cm memiliki volume = π × 30² × 90 = 254.469 cm³ = 0,254 m³.
Kontainer standar 20 feet (20 TEU) memiliki volume efektif sekitar 25–33 m³ CBM dengan kapasitas muatan berat sekitar 25–28 ton. Kontainer 40 feet memiliki volume efektif sekitar 55–67 m³ dengan kapasitas sekitar 26–27 ton. Kontainer 40 feet High Cube (HC) memiliki volume sekitar 68–76 m³ karena langit-langitnya lebih tinggi 30 cm dibandingkan kontainer standar.