Kalkulator Gaji ke Jam
Konversi gaji bulanan menjadi upah per jam dan per hari menggunakan rumus standar ketenagakerjaan 1/173, atau sebaliknya dari upah per jam ke gaji bulanan.
Parameter Perhitungan
Masukkan gaji dan pilih metode konversi upah
⏱️ Detail Konversi & Metode
*Masukkan gaji bulanan (bruto) untuk dikonversi ke upah per jam.
Simulasi Cepat Skenario
HASIL KONVERSI GAJI
📝 Rincian Perhitungan Konversi Gaji
📊 Rincian Konversi Waktu Kerja
Detail nilai upah pada setiap satuan waktu kerja.
🩺 Indikator Referensi Pengupahan
Metode Pembagi
Metode standar 1/173 sesuai PP No. 35 Tahun 2021 digunakan dalam simulasi ini.
Acuan Upah Lembur
Nilai upah per jam ini menjadi dasar perhitungan upah lembur sesuai ketentuan yang berlaku.
Kesesuaian Pola Kerja
Pastikan pola hari dan jam kerja yang digunakan sesuai dengan perjanjian kerja atau peraturan perusahaan.
Panduan Lengkap Konversi Gaji ke Upah Per Jam
Mengetahui nilai upah per jam berguna untuk menghitung upah lembur, membandingkan tawaran kerja freelance dengan gaji tetap, atau menyusun proyeksi biaya tenaga kerja.
📊 Konsep Dasar Konversi Upah
- Dasar Hukum: PP No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.
- Rumus Standar: Upah per jam = 1/173 × Upah sebulan, berlaku untuk pola kerja 40 jam per minggu.
- Kegunaan Utama: Dasar perhitungan upah lembur, perbandingan tarif freelance, dan estimasi biaya tenaga kerja per jam.
📈 Rumus Perhitungan Konversi
-
1. Gaji Bulanan ke Upah Per Jam:
Upah/Jam = Gaji Bulanan ÷ Pembagi (173 atau kustom)
Upah/Hari = Upah/Jam × Jam Kerja per Hari -
2. Upah Per Jam ke Gaji Bulanan:
Gaji Bulanan = Upah/Jam × Pembagi (173 atau kustom)
💡 Asal Usul Angka Pembagi 173
Angka 173 diperoleh dari perhitungan: 40 jam kerja per minggu × 52 minggu dalam setahun, dibagi 12 bulan, menghasilkan rata-rata 173,33 jam kerja per bulan yang dibulatkan menjadi 173. Angka ini digunakan secara nasional sebagai acuan perhitungan upah lembur dan konversi upah per jam pada perusahaan dengan pola kerja 40 jam/minggu, baik yang menerapkan 5 hari kerja maupun 6 hari kerja.
*Jika pola kerja perusahaan Anda berbeda (misalnya kurang dari 40 jam/minggu), gunakan mode “Kustom” untuk hasil yang lebih sesuai dengan kondisi aktual.
Memahami Konversi Gaji Bulanan Menjadi Upah Per Jam
Pelajari cara menghitung upah per jam dan per hari dari gaji bulanan, dasar hukum rumus 1/173, serta penerapannya dalam perhitungan lembur dan pekerjaan freelance.
Kapan Konversi Gaji ke Jam Dibutuhkan?
Konversi gaji bulanan ke upah per jam banyak dibutuhkan dalam beberapa situasi, seperti menghitung kompensasi lembur karyawan tetap, membandingkan tawaran kerja lepas (freelance) atau paruh waktu dengan standar gaji bulanan, serta menyusun estimasi biaya tenaga kerja proyek.
Sebaliknya, bagi pekerja lepas yang menetapkan tarif per jam, mengetahui setara gaji bulanannya membantu dalam membandingkan penghasilan dengan posisi kerja tetap.
Penerapan pada Perhitungan Lembur
Upah per jam hasil konversi ini menjadi dasar perhitungan upah kerja lembur sesuai Pasal 31 PP No. 35 Tahun 2021:
- Jam Pertama: 1,5 kali upah per jam.
- Jam Berikutnya: 2 kali upah per jam.
- Lembur Hari Libur/Istirahat Mingguan: Perhitungan berbeda dengan pengali lebih tinggi, tergantung pola 5 atau 6 hari kerja per minggu.
📐 Ilustrasi Perhitungan Sederhana
Tanya Jawab Seputar Kalkulator Gaji ke Jam
Jawaban lengkap seputar rumus, dasar hukum, dan penerapan konversi upah.