Kalkulator DSCR (Debt Service Coverage Ratio) | Ukur Kemampuan Bayar Utang
🏢 KESEHATAN KEUANGAN BISNIS

Kalkulator DSCR

Hitung Debt Service Coverage Ratio (DSCR) untuk mengukur apakah arus kas operasional Anda cukup kuat untuk menutupi kewajiban cicilan utang.

Parameter Arus Kas & Utang

Masukkan data pendapatan, biaya, dan kewajiban utang bulanan

💵 Arus Kas Operasional (Bulanan)

📉 Kewajiban Utang (Bulanan)

Simulasi Cepat Profil

HASIL ANALISIS DSCR

⚖️
Rasio DSCR 0.00x
💰
Net Operating Income (NOI) Rp 0
📉
Total Kewajiban Utang Rp 0
Indikator Kecukupan Kas (Skala 0 – 2.0x)
0.0x Batas Aman (1.0x) 2.0x+
Masukkan data untuk melihat analisis kesehatan utang Anda.
Simpan laporan DSCR ini?

📝 Rincian Perhitungan DSCR

*Perhitungan ini menggunakan data bulanan. Untuk analisis tahunan, pastikan semua input dikalikan 12. Nilai DSCR dapat bervariasi tergantung metode akuntansi yang digunakan (misalnya, apakah penyusutan sudah dikurangkan dari NOI).

PANDUAN KEUANGAN BISNIS

Memahami dan Mengoptimalkan Debt Service Coverage Ratio (DSCR)

Pelajari cara menghitung, menganalisis, dan strategi praktis untuk menjaga kesehatan arus kas bisnis Anda.

Mengapa DSCR Lebih Penting dari Laba Bersih?

Laba bersih (net income) dalam laporan laba rugi mencakup item non-kas seperti penyusutan dan amortisasi. Sebaliknya, DSCR berfokus pada arus kas operasional nyata yang tersedia untuk membayar utang.

Sebuah bisnis bisa saja mencatat laba bersih positif, tetapi jika arus kasnya terikat dalam piutang atau persediaan, DSCR-nya bisa di bawah 1.0, yang berarti risiko gagal bayar tetap tinggi. Bank lebih mempercayai DSCR daripada laba bersih saat menilai kelayakan kredit.

Standar DSCR di Industri Perbankan

Meskipun bervariasi tergantung sektor dan jenis pinjaman, berikut adalah patokan umum yang digunakan oleh lembaga keuangan di Indonesia:

  • KPR Komersial / Properti: Minimal 1.20x – 1.25x.
  • Kredit Modal Kerja: Minimal 1.15x – 1.20x.
  • Kredit Investasi Besar: Minimal 1.30x+ untuk memberikan buffer terhadap fluktuasi pasar.

Jika DSCR Anda di bawah ambang batas ini, bank mungkin akan menolak pengajuan, meminta jaminan tambahan, atau menawarkan suku bunga yang lebih tinggi sebagai kompensasi risiko.

📐 Rumus Dasar DSCR

Perhitungan Sederhana:
DSCR = Net Operating Income (NOI) / Total Kewajiban Utang
NOI: Pendapatan Operasional – Biaya Operasional (sebelum bunga dan pajak).
Total Kewajiban Utang: Cicilan Pokok + Cicilan Bunga dalam periode yang sama.
PERTANYAAN UMUM

Tanya Jawab Seputar DSCR

Jawaban lengkap seputar perhitungan, standar industri, dan strategi perbaikan rasio.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *