Kalkulator Biaya Tenaga Kerja
Hitung estimasi Total Cost to Company (CTC) per karyawan secara akurat, termasuk gaji pokok, tunjangan, benefit perusahaan, dan biaya lembur.
Parameter Karyawan
Masukkan detail kompensasi untuk estimasi biaya bulanan
💼 Detail Kompensasi & Benefit
*Transport, makan, atau tunjangan jabatan tetap.
*Estimasi BPJS, THR, dll (Default 15%).
Simulasi Cepat Skenario
TOTAL COST TO COMPANY (CTC)
📝 Rincian Perhitungan Biaya
📊 Rincian Komponen Biaya (CTC)
Detail nominal setiap komponen dari total biaya yang ditanggung perusahaan per karyawan.
🩺 Indikator Kesehatan Biaya SDM
Rasio Benefit
Alokasi benefit 15% sudah berada di kisaran normal dan sehat untuk kepatuhan BPJS serta cadangan THR.
Beban Lembur
Tidak ada beban lembur. Ini indikator baik untuk efisiensi operasional dan kesejahteraan karyawan.
Produktivitas Biaya
Pastikan total biaya ini sebanding dengan output atau revenue yang dihasilkan oleh peran karyawan ini.
Panduan Lengkap Menghitung Biaya Tenaga Kerja
Memahami Total Cost to Company (CTC) sangat penting bagi pemilik bisnis dan manajer HR untuk menyusun anggaran yang akurat dan menghindari defisit kas yang tidak terduga.
📊 Komponen Biaya Tersembunyi
- Iuran BPJS: Perusahaan wajib menanggung sekitar 4% untuk BPJS Kesehatan dan 5.24% – 8.24% untuk BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JP, JKK, JKM) dari gaji pokok.
- THR & Bonus: Tunjangan Hari Raya adalah kewajiban hukum. Disarankan untuk mencadangkan 1/12 dari gaji pokok setiap bulan.
- Cuti & Absensi: Biaya gaji yang tetap dibayarkan saat karyawan mengambil cuti tahunan atau cuti sakit merupakan bagian dari biaya operasional.
💡 Tips Mengoptimalkan Biaya SDM
- 1. Audit Lembur: Pantau jam lembur secara ketat. Lembur yang berlebihan sering kali merupakan indikator kekurangan staf atau inefisiensi proses, bukan sekadar biaya tambahan.
- 2. Manfaatkan Insentif Non-Tunai: Berikan benefit seperti asuransi kesehatan tambahan atau pelatihan yang meningkatkan nilai di mata karyawan tanpa selalu menambah beban kas langsung.
- 3. Hitung Biaya Rekrutmen: Saat merencanakan anggaran tahunan, tambahkan 5-10% dari total payroll untuk menutupi biaya rekrutmen, onboarding, dan turnover karyawan.
Cara Menghitung Total Cost to Company (CTC) dan Mengelola Biaya Tenaga Kerja
Pelajari komponen biaya tersembunyi di luar gaji pokok, cara menghitung beban lembur yang tepat, dan strategi mengoptimalkan anggaran SDM perusahaan Anda.
Mengapa Gaji Pokok Bukan Satu-satunya Biaya?
Banyak pengusaha pemula terkejut ketika total pengeluaran untuk karyawan ternyata 20-30% lebih tinggi dari gaji pokok yang disepakati. Ini terjadi karena adanya kewajiban hukum dan benefit standar industri yang harus ditanggung perusahaan.
Mengabaikan “biaya tersembunyi” ini dapat menyebabkan defisit arus kas. Kalkulator biaya tenaga kerja ini dirancang untuk memberikan gambaran holistik tentang Total Cost to Company (CTC), memastikan Anda memiliki anggaran yang realistis dan sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan di Indonesia.
Standar Perhitungan Jam Kerja & Lembur
Di Indonesia, standar jam kerja yang umum digunakan untuk perhitungan upah per jam adalah 173 jam per bulan (berdasarkan 40 jam per minggu). Untuk lembur:
- Hari Kerja Biasa: Jam lembur pertama biasanya dihitung 1.5x upah per jam, dan jam berikutnya 2x upah per jam.
- Hari Libur/Akut: Faktor pengali bisa mencapai 2x, 3x, atau 4x tergantung pada hari libur nasional atau hari istirahat mingguan, sesuai Peraturan Pemerintah yang berlaku.
📐 Ilustrasi Perhitungan Sederhana
Tanya Jawab Seputar Biaya Tenaga Kerja
Jawaban lengkap seputar CTC, benefit karyawan, dan regulasi pengupahan.