Kalkulator Bruto ke Neto
Hitung estimasi gaji bersih (take home pay), potongan BPJS, dan PPh 21 bulanan Anda secara akurat sesuai regulasi perpajakan terbaru.
Parameter Penghasilan
Masukkan data gaji dan status kepegawaian untuk simulasi
💵 Data Gaji & Potongan
*Termasuk gaji pokok dan tunjangan tetap bulanan.
*Default: JHT 2% + JP 1% = 3% (Beban Karyawan)
Catatan Perhitungan
Simulasi mengasumsikan tidak ada tunjangan tidak tetap (seperti lembur atau bonus insidental) yang dihitung terpisah. Biaya jabatan dihitung otomatis 5% dari bruto tahunan (maksimal Rp 6.000.000/tahun).
HASIL SIMULASI GAJI
📝 Rincian Perhitungan Bruto ke Neto
📊 Tabel Rincian Potongan Bulanan
Detail persentase dan nominal setiap komponen pengurang dari gaji bruto Anda.
🩺 Indikator Kesehatan Finansial Karyawan
Rasio Tabungan Ideal
Usahakan menyisihkan minimal 20% dari gaji neto Anda untuk dana darurat dan investasi jangka panjang sebelum melakukan pengeluaran konsumtif.
Beban Cicilan Aman
Total cicilan utang (KPR, kendaraan, dll) tidak boleh melebihi 30% dari gaji neto bulanan agar arus kas pribadi tetap sehat.
Manfaat Jaminan Sosial
Potongan BPJS bukanlah “uang hilang”, melainkan bentuk perlindungan finansial jangka panjang terhadap risiko kesehatan dan hari tua.
Panduan Lengkap Gaji Bruto dan Neto
Memahami struktur penggajian sangat penting bagi karyawan untuk memastikan hak-haknya diterima dengan benar, serta bagi perusahaan untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan dan perpajakan.
📊 Komponen Gaji Bruto
- Gaji Pokok: Jumlah dasar yang tercantum dalam kontrak kerja, biasanya 70-80% dari total bruto.
- Tunjangan Tetap: Pembayaran rutin seperti tunjangan jabatan, transportasi, atau makan yang diterima setiap bulan.
- Tunjangan Tidak Tetap: Pembayaran yang berfluktuasi seperti uang lembur, bonus kinerja, atau komisi penjualan.
✂️ Komponen Potongan Wajib
- BPJS Kesehatan (1%): Ditanggung karyawan, sisanya (4%) ditanggung perusahaan.
- BPJS Ketenagakerjaan (3%): Terdiri dari Jaminan Hari Tua (2%) dan Jaminan Pensiun (1%) yang menjadi beban karyawan.
- PPh 21: Pajak penghasilan yang dipotong perusahaan sebagai pihak pemotong untuk disetor ke negara.
💡 Tips Negosiasi Gaji
- Fokus pada Bruto: Saat negosiasi, selalu diskusikan angka bruto karena neto bisa berbeda tergantung status PTKP dan kebijakan potongan internal perusahaan.
- Tanyakan Fasilitas Non-Tunai: Terkadang tunjangan dalam bentuk asuransi kesehatan tambahan atau uang makan lebih menguntungkan daripada kenaikan gaji bruto yang kecil namun terkena pajak tinggi.
- Pahami Struktur THR: Pastikan apakah tunjangan yang dijanjikan sudah termasuk komponen yang dihitung sebagai dasar penghitungan THR (biasanya gaji pokok + tunjangan tetap).
Memahami Konversi Gaji Bruto ke Neto dan Hak Karyawan
Pelajari mekanisme pemotongan gaji, hak atas jaminan sosial, dan cara memastikan slip gaji Anda telah dihitung dengan benar.
Mengapa Gaji Neto Lebih Kecil dari Bruto?
Banyak karyawan baru yang terkejut saat menerima gaji pertama karena jumlah yang masuk ke rekening (neto) lebih kecil dari angka yang tertera di kontrak (bruto). Perbedaan ini bukanlah potongan sepihak, melainkan kewajiban hukum yang diatur oleh negara.
Potongan ini mencakup iuran jaminan sosial (BPJS) yang sebenarnya adalah bentuk tabungan dan perlindungan masa depan Anda, serta pajak penghasilan (PPh 21) yang merupakan kontribusi wajib warga negara untuk pembangunan.
Pentingnya Memeriksa Slip Gaji
- Kesesuaian PTKP: Pastikan status PTKP yang digunakan sudah diperbarui jika Anda baru saja menikah atau memiliki anak, agar potongan pajak tidak berlebihan.
- Detail Iuran: Cek apakah persentase potongan BPJS sesuai dengan aturan (1% Kesehatan, 3% Ketenagakerjaan untuk karyawan).
- Komponen Lembur: Jika Anda bekerja lembur, pastikan perhitungan upah lembur sudah sesuai dengan peraturan pemerintah dan ditambahkan ke bruto sebelum dipotong.
📐 Ilustrasi Perhitungan Sederhana
Tanya Jawab Seputar Gaji Bruto & Neto
Jawaban lengkap seputar perhitungan gaji, potongan wajib, dan hak karyawan.